Keunggulan Lem Perekat Polychloroprene

Keunggulan Lem Perekat Polychloroprene

Keunggulan Lem Perekat Polychloroprene.

Pengantar

Sebagai bagian dari material bangunan, rumah tangga dan perlengkapannya, Lem atau Perekat memegang peranan penting dalam menghasilkan produk-produk yang kita gunakan. Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk keperluan khusus seperti finishing konstruksi. Furniture berbahan kayu, alat rumah tangga berbahan karet, jok mobil berbahan fabric, dinding berlapis plamir adalah sebagian kecil dari peranan Lem Perekat.

Di artikel ini admin akan membahas khusus mengenai lem berbahan dasar Polychloroprene dan keunggulannya.

Definisi

Polychloroprene adalah senyawa hasil polimerisasi Chloroprene dengan bantuan radikal bebas. Sedangkan Chloroprene adalah monomer dengan rumus kimia CH2=CCl−CH=CH2. Chloroprene berujud cairan volatil yang tidak berwarna. Polimerisasi mulai dengan menggunakan kalium persulfat. Nukleofil bifungsional, oksida logam (misalnya seng oksida), dan tiourea untuk mengikat untaian polimer individu.

Istilah-istilah kimia tersebut mungkin asing di telinga sebagian Sahabat Indo Material. Tetapi mimin berusaha merangkum secara sederhana dan ringkas 🙂

Sejarah

Polychloroprene diperkenalkan oleh DuPont pada tahun 1931, dikenal sebagai karet sintetis pertama yang dikembangkan di dunia yang menunjukkan sifat elastis dari karet alam. Kemudian DuPont memberi nama dagang “Duprene” dan kemudian berganti nama menjadi Neoprene. Pengembangan awal ini tetap menjadi salah satu material sintetis khusus yang paling penting pada masa itu dengan konsumsi tahunan 300.000 ton di seluruh dunia.

Pada perkembangan kemudian Polychloroprene juga diproduksi dan dijual dalam bentuk lateks, yang digunakan dalam perekat yang mengandung air. Selain air, produksi Polychloroprene berbasis lateks juga untuk berpelarut Solvent.

Keunggulan Dasar

Lem yang berbahan dasar Polychloroprene menunjukkan keunggulan kinerja yang lebih baik dari sistem perekat berbahan lain dalam berbagai aplikasi. Yaitu pada aplikasi yang membutuhkan ikatan permanen yang cepat, maupun yang membutuhkan kekuatan ikatan yang tinggi. Keuntungan signifikan yang lain dari lem perekat tipe ini adalah Adhesi otomatis, yang menghasilkan ikatan instan dengan kekuatan awal yang cukup sehingga tidak memerlukan pemasangan alat pengikat lain yang bersifat mekanis. Perekat berbahan Polycholroprene ini juga dapat diformulasikan untuk memberikan waktu yang cukup sebelum penggabungan bagian-bagian dari suatu produk. Hal ini memungkinkan proses perakitan produk (misalnya furniture) bisa menyelesaikan pelapisan perekat pada bagian media sebelum merakitnya.

Keunggulan Dalam Aplikasi

Sekitar 60% dari produksi Polychloroprene terserap dalam industri karet sintetis untuk produk seperti barang cetakan, kabel, sabuk transmisi dan ban kendaraan. Sekitar sepertiganya adalah sebagai bahan baku lem perekat (baik yang berbahan dasar pelarut maupun berbahan dasar air).

Sifat rekatan yang sangat baik dan fleksibilitas formulasinya serta harga yang bersaing, membuat lem Polychloroprene berkontribusi pada posisi dominan di segmennya. Secara historis, Polychloroprene berguna sebagai pengganti karet alam, yang pasokannya terbatas selama Perang Dunia II. Namun, Polychloroprene sintetis menunjukkan keunggulan kinerja yang jelas daripada perekat yang formulasinya dengan karet alam.

Perekat Polychloroprene berguna untuk merekatkan laminasi bertekanan tinggi, trim mobil, furnitur, lemari dapur, lemari pajangan khusus, panel interior dan eksterior, partisi dinding, sol sepatu, serta aplikasi lain yang butuh produksi cepat, berkekuatan tinggi , dan merekat permanen.

Industri sepatu di Amerika Serikat adalah pasar besar pertama yang ditembus oleh lem Polychloroprene. Meskipun pasar ini telah menurun 15 tahun terakhir,namun industri sepatu di seluruh dunia masih merupakan konsumen utama perekat Polychloroprene.

Dalam industri furnitur yang membutuhkan berbagai macam jenis media yang harus direkatkan, perekat Polychloroprene adalah yang terbaik. Seperti kayu furniture yang dengan kelengkapan atau aksesoris material lain seperti logam, baja ringan,  aluminium, plastik, polivinil klorida, polistirena, serat kaca, dan bahan lain untuk membuat laminasi bertekanan tinggi. Misalnya untuk bagian countertops.

Dari Admin

Dengan Lem atau Perekat yang sudah memiliki keunggulan dari sisi bahan dasarnya, Lem Perekat Polychloroprene Contact Adhesive adalah pilihan tepat untuk pekerjaan, proyek, industri yang sedang Sahabat Indo Material geluti saat ini. Selamat mengaplikasikan 🙂

 

Artikel rangkuman dan adaptasi dari berbagai sumber

Terkait:
Lem Kuning, Perekat Kayu, Lem Interior, Lem Kuning, Senyawa Polimer Lem, Pembuatan Perekat, Lem HPL, Lem Fox, Lem Kaleng Merah, Perekat Sol Sepatu, Industri Mebel, Lem Jok Mobil, Perekat HPL, Lem Kijang Power, Apa sih Polichloroprene, Kegunaan Polichloroprene, Apa Bahan Pembuat Lem, Kelebihan Lem Fox,

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Keranjang Belanja
Scroll to Top