Harga Semen Singa Merah PCC 50 Kg

Rp56.500

SKU SM008654 Category Tags , Brand:

Harga Semen Singa Merah PCC 50 Kg adalah Semen Portland Komposit yang terdiri dari beberapa unsur yaitu terak, gypsum, dan bahan anorganik. Semen ini punya keunggulan mudah pengolahannya, kedap air, tahan sulfat, dan tidak mudah retak.

Type : Semen PCC
Merk : Singa Merah
Bentuk : Bubuk
Satuan : Zak
Berat : 50 Kilogram

SM008654 Singa Merah PCC 50 Kg

Updated by:
Indo Material Lombok Admin
Kota Mataram
Lombok
Nusa Tenggara Barat
NTB

Terkait:
Harga semen Termurah
Jual Semen Singa Merah
Jual Semen Termurah di Lombok
Apa semen PCC
Jual Semen Murah
Harga Singa Merah di Sumbawa
Semen Singa Merah

Kami Juga Melayani Pemesanan di:
Surabaya
Sidoarjo
Mojokerto
Krian
Praya
Selong
Sumbawa
Sumbawa Besar
Taliwang
Dompu
Bima
Woha
Kupang
Labuhan Bajo

 

Sejarah Sebutan Semen Portland

Nama semen portland pertama tercatat di penerbitan publik di tahun 1823 dan dikaitkan dengan seseorang bernama William Lockwood dan lainnya. Dalam pengajuan paten semen di tahun 1824, seseorang bernama Joseph Aspdin menyebut penemuannya dengan nama “semen portland” penyebabnya karena kemiripannya dengan batu di Portland. Namun, kala itu semen yang diciptakan Aspdin tidak seperti semen portland sekarang, tetapi merupakan cikal bakal pengembangan semen portland yang ada di jaman sekarang, dan disebut sebagai “semen proto-portland”.

Pada tahun 1840-an William Aspdin, tampaknya secara tidak sengaja, menghasilkan kalsium silikat yang merupakan langkah lanjutan pengembangan semen portland. Sehingga pada tahun 1848, William Aspdin semakin meningkatkan kualitas semen ciptaannya. Kemudian, pada tahun 1853, ia pindah ke Jerman, di mana ia terlibat dalam pembuatan semen. Dalam perkembangannya William Aspdin menciptakan apa yang bisa disebut “semen meso-portland” yaitu campuran semen portland dan kapur hidrolik. Selanjutnya ahli yang lain yang bernama Isaac Charles Johnson kemudian menyempurnakan produksi semen tipe ini dan mengklaim sebagai bapak semen portland yang sebenarnya.

Pada tahun 1859, John Grant dari Metropolitan Board of Works, menetapkan persyaratan untuk semen yang akan digunakan dalam proyek saluran pembuangan London adalah semen portland. Perkembangan selanjutnya sistem baru pembuatan semen portland muncul. Sistem itu adalah rotary kiln,  yang kemudian oleh Frederick Ransome sebagai penemu sistem ini, mempatenkan di tahun 1885 untuk di Inggris dan selanjutnya 1886 mendaftarkan paten di Amerika Serikat. Kelebihan sistem ini adalah memungkinkan campuran yang lebih kuat, lebih homogen dan proses manufaktur berlangsung berkelanjutan. Sistem Rotary Kiln memberikan kontrol sempurna atas pembakaran. Pengujian pada tahun 1860, dan menunjukkan proses tersebut menghasilkan mutu semen yang lebih baik.

Diadaptasi dari: Wikipedia

Berat 50 kg
Dimensi 60 × 40 × 10 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Keranjang Belanja
Scroll to Top